Chimot Pamit dari for Revenge Usai 20 Tahun, Minta Maaf ke Personel

Penulis: Indra Firmansyah  •  Selasa, 03 November 2026 | 19:37:01 WIB
Drummer for Revenge, Chimot, resmi mengundurkan diri setelah 20 tahun bersama band asal Bandung tersebut.

MALUKU UTARA — Drummer Archims Pribadi alias Chimot resmi mundur dari for Revenge setelah 20 tahun bersama band asal Bandung itu, dengan kabar keputusan tersebut disampaikan dalam konser Titik Sadrah di Bandung pada 31 Oktober 2026. Melalui unggahan media sosial pada Senin (2/11), Chimot menyampaikan pesan perpisahan penuh haru kepada tiga personel tersisa, yakni Boniex Noer, Arief Ismail, dan Izha Muhammad. Ia juga meminta maaf atas segala perlakuan yang dinilai melebihi batas selama dua dekade kebersamaan mereka.

Chimot menyebut perjalanan for Revenge tak pernah terlintas akan menjadi warisan yang bermanfaat bagi banyak orang. Rasa syukur itu ia tuliskan sebagai pembuka pesan perpisahannya, lengkap dengan emotikon hati.

Ucapan terima kasih mengalir kepada Boniex Noer, Arief Ismail, dan Izha Muhammad. Ketiganya disebut telah menemaninya membuat "bahtera" yang kini berlayar di laut luas dan melewati badai dahsyat.

Permintaan Maaf kepada Personel for Revenge

Di tengah pesan perpisahannya, Chimot menyisipkan permohonan maaf yang cukup personal. Ia mengakui ada perlakuan yang terkadang melebihi batas dan melukai rekan-rekannya.

"Maafkan semua perlakuan saya yang terkadang melebihi batas dan membuat kalian terluka. Maafkan saya. Saya percaya kalian akan membawa for Revenge ke tahap yang lebih tinggi," tulis Chimot.

Ia menegaskan akan selalu menyimpan ruang untuk ketiga personel di hatinya. Harapan serupa ia sampaikan agar para personel juga merasakan hal yang sama.

Apresiasi untuk Kru dan for Revenge Family

Chimot tidak melupakan kru dan orang-orang di balik layar yang menopang perjalanan for Revenge. Menurutnya, kontribusi mereka menjadi salah satu kekuatan yang membuat band ini bertahan dan terus berkembang.

Kepada penggemar yang tergabung dalam for Revenge Family di seluruh Indonesia, Chimot menyampaikan terima kasih atas keterlibatan mereka di setiap momen yang telah dilalui bersama.

"for Revenger dan semua for Revenge Family yang ada di seluruh Indonesia, tidak ada kata-kata lagi yang bisa saya ucapkan selain terima kasih banyak. Kalian terlibat di semua moment yang sudah kita lalui," tulisnya.

Dalam unggahan yang sama, Chimot juga memberi apresiasi kepada Abie Nugraha sebagai sosok penting di balik terbentuknya for Revenge. Pesan khusus turut ia sampaikan kepada kekasihnya, Kamila, yang menemaninya melewati berbagai fase kehidupan.

Jejak 20 Tahun Chimot di for Revenge

Chimot merupakan personel asli for Revenge sejak band ini dibentuk pada April 2006. Kala itu, for Revenge digagas Chimot bersama Abie Nugraha di posisi bas dan Hagie Juliandri di posisi gitar.

Setelah merilis sejumlah single dan beberapa kali bongkar pasang personel, for Revenge merilis album debut Fireworks pada 2010. Formasi teranyar sebelum kepergian Chimot terdiri dari Chimot, Boniex Noer (vokalis), Arief Ismail (gitaris), dan Izha Muhammad (bassist).

Selama dua dekade, for Revenge telah merilis lima album studio: Fireworks (2010), Second Chance (2013), Auristella (2019), Perayaan Patah Hati - Babak 1 (2022), dan Perayaan Patah Hati - Babak 2 (2025).

Chimot menutup pesannya dengan kalimat yang menyiratkan akhir perjalanan panjangnya bersama band tersebut. "Sampai jumpa di lain waktu, di lain kehidupan, di lain mimpi," tulisnya.

Kini for Revenge tersisa Boniex, Arief, dan Izha. Belum ada keterangan resmi soal pengganti Chimot maupun arah baru band setelah kepergian salah satu pendirinya.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top