HALSEL — Laporan keterangan orang hilang yang diterbitkan Polres Halmahera Selatan mencatat Firsa meninggalkan toko tempatnya bekerja pada Sabtu, 17 Oktober 2026, sekitar pukul 19.30 WIT. Seorang pria tak dikenal menjemputnya dengan sepeda motor. Identitas pria itu belum terungkap hingga laporan resmi dikeluarkan.
Pemilik toko menjadi saksi terakhir yang melihat Firsa pergi. Dalam laporan kepolisian, pemilik toko menyebut pria tersebut datang tanpa penjelasan siapa dirinya.
"Seorang laki-laki datang menjemputnya menggunakan kendaraan roda dua. Namun, identitas laki-laki tersebut belum diketahui secara pasti," ujar pemilik toko dalam laporan kepolisian tersebut.
Beberapa jam setelah kepergiannya, Firsa sempat menelepon ibunya. Ia berjanji pulang ke kampung halaman keesokan harinya.
"Saya mau pulang ke kampung halaman hari Minggu, 18 Oktober 2026," kata Firsa saat menghubungi sang ibu via telepon malam itu.
Janji itu tidak pernah terwujud. Hingga surat laporan orang hilang diterbitkan pada 3 November 2026, Firsa belum tiba di rumah dan hilang kontak sejak malam itu.
Polisi mencatat sejumlah ciri fisik untuk memudahkan pencarian. Firsa memiliki tinggi sekitar 163 cm, rambut lurus, mata bulat hitam, dan kulit sawo matang.
Ciri khusus yang paling menonjol adalah tahi lalat di bagian dagu. Saat terakhir terlihat, ia mengenakan baju berwarna putih dan celana jeans hitam panjang.
Pihak keluarga meminta bantuan seluruh lapisan masyarakat untuk menemukan keberadaan Firsa. Permohonan itu disampaikan perwakilan keluarga menyusul terbitnya laporan kepolisian.
"Kami memohon bantuan masyarakat, khususnya warga Halmahera Selatan dan sekitarnya, untuk ikut menyebarluaskan informasi ini. Kami sangat berharap Firsa segera ditemukan dalam keadaan selamat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga," ungkap perwakilan keluarga.
Masyarakat yang melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan Firsa Jufri diimbau menghubungi keluarga melalui nomor telepon 085255468839 atau melapor ke Call Center Polri 110.