SOFIFI — Pelatihan dan pendidikan Laskar Gerindra Maluku Utara 2026 resmi dibuka di GOR Ake Kolano, Sofifi, Kota Tidore Kepulauan. Sebanyak 300 peserta dari 10 kabupaten/kota mengikuti diklat yang berlangsung tiga hari tersebut.
Materi hari pertama diisi langsung oleh Ketua DPD Gerindra Maluku Utara Sahril Taher. Ia memperkenalkan satu per satu kader partai yang telah menduduki jabatan strategis di legislatif dan eksekutif.
Sorotan muncul saat Sahril menyebut nama Nurjaya Ibrahim, anggota DPRD Kota Ternate. Menurut Sahril, kader Gerindra itu dikenal berani membela kepentingan masyarakat.
"Ada ibu Nurjaya Ibrahim, siapa yang tidak kenal beliau, kader Gerindra yang dikenal berani membela kepentingan masyarakat," kata Sahril di hadapan peserta.
Pujian itu disampaikan dengan nada lantang. Sahril lantas menegaskan bahwa anggota DPRD harus memiliki keberanian seperti itu.
"Jadi anggota DPRD harus seperti itu. Berani membela kepentingan masyarakat," ujarnya.
Ucapan Sahril disambut meriah ratusan peserta diklat. Ia menilai Nurjaya telah menjalankan perannya dengan sangat baik sebagai wakil rakyat, sejalan dengan amanah dan cita-cita Partai Gerindra.
Sahril menegaskan, sejak didirikan Prabowo Subianto, Partai Gerindra berkomitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil. Kelompok yang dimaksud mencakup kaum miskin, buruh, dan petani.
Ia menekankan pentingnya kehadiran kader Gerindra di tengah masyarakat. Kader bukan sekadar representasi partai, tetapi juga bagian dari upaya memperjuangkan kebutuhan rakyat.
Diklat Laskar Gerindra Maluku Utara 2026 diikuti 300 peserta dari 10 kabupaten/kota. Selama tiga hari, peserta ditempa dengan materi kepartaian dan pembekalan kerja di lapangan.