PD PCM Halmahera Timur Gandeng BPKP Malut Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko

Penulis: Indra Firmansyah  •  Selasa, 29 September 2026 | 13:46:01 WIB
Karyawan dan karyawati PD PCM Halmahera Timur mengikuti sosialisasi tata kelola dan manajemen risiko bersama BPKP Maluku Utara.

HALMAHERA TIMUR — Sosialisasi itu menyasar seluruh jajaran karyawan dan karyawati PD PCM, bukan hanya direksi. Materi yang dibahas mencakup pengelolaan risiko, tata kelola yang baik, serta akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas dan keuangan perusahaan.

Direktur Umum PD Perdana Cipta Mandiri, Said Mustafa, menyebut penguatan tata kelola sebagai fondasi operasional perusahaan daerah yang profesional, sehat, dan bertanggung jawab.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama mengenai manajemen risiko, tata kelola, serta akuntabilitas kinerja dan keuangan. Ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus memperbaiki dan memperkuat tata kelola perusahaan," ujar Said.

Manajemen Risiko Harus Melekat di Setiap Keputusan

Said menjelaskan, penerapan manajemen risiko mesti terintegrasi dalam setiap pengambilan keputusan dan pelaksanaan pekerjaan di semua tingkatan. Tujuannya agar potensi masalah bisa diantisipasi sejak dini.

"Setiap pekerjaan memiliki risiko. Karena itu, yang penting adalah bagaimana kita mampu mengidentifikasi, mengendalikan, dan memitigasi risiko tersebut agar tidak menghambat pencapaian tujuan perusahaan," katanya.

Ia menekankan tata kelola dan pengelolaan risiko bukan tanggung jawab jajaran direksi atau pimpinan semata. Menurutnya, hal itu kewajiban bersama seluruh staf.

"Manajemen risiko dan tata kelola bukan hanya menjadi urusan pimpinan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh karyawan. Setiap orang harus memahami tugas, kewenangan, dan tanggung jawabnya dalam menjalankan pekerjaan," tegas Said.

Budaya Kerja Tertib dan Akuntabel Jadi Target Manajemen

Pihak manajemen berupaya membangun budaya kerja yang disiplin, tertib, transparan, dan akuntabel. Upaya itu berjalan seiring peningkatan kualitas sumber daya manusia perusahaan.

"Kami ingin membangun budaya kerja yang semakin tertib dan akuntabel. Setiap proses harus dapat dipertanggungjawabkan, baik dari sisi kinerja maupun pengelolaan keuangan. Ini penting untuk memastikan perusahaan terus berkembang dan memberikan kontribusi yang optimal bagi daerah," jelasnya.

Dengan melibatkan BPKP Maluku Utara, Said berharap materi yang diperoleh bisa langsung diterjemahkan ke dalam aktivitas kerja harian seluruh jajaran PCM Halmahera Timur.

"Kami berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi seluruh jajaran dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari. Apa yang kita dapatkan hari ini harus diterjemahkan dalam praktik kerja, bukan berhenti sebagai pengetahuan," tambahnya.

Ukuran Keberhasilan BUMD Bukan Hanya Laba

Melalui sosialisasi ini, PD Perdana Cipta Mandiri menegaskan keberhasilan BUMD tidak hanya diukur dari pencapaian hasil usaha. Kualitas proses, kepatuhan hukum, mitigasi risiko, dan akuntabilitas pelaksanaan tugas dinilai sama menentukan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik di lingkungan PD PCM Halmahera Timur.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: tandaseru.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top