MALUKU UTARA — Penyerang Timnas Thailand Jude Soonsup-Bell menilai ranking FIFA menjadi cerminan kemajuan sepakbola Asia Tenggara menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Thailand menempati posisi tertinggi di kawasan ini, sementara Vietnam dan Indonesia masih tertinggal di bawahnya.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Premier Division dengan delapan tim ambil bagian dalam dua grup.
Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Grup B diisi Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.
Thailand menjadi salah satu unggulan untuk lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Status itu melekat karena posisi The War Elephants sebagai tim dengan ranking FIFA tertinggi di Asia Tenggara.
Meski begitu, Soonsup-Bell menegaskan timnya tidak akan memandang remeh lawan-lawan di Grup B. Vietnam, Filipina, dan Pakistan tetap dianggap punya kualitas yang bisa merepotkan.
Data ranking FIFA memperlihatkan jarak yang cukup jelas antar tim Asia Tenggara. Thailand kini berada di posisi ke-93, disusul Vietnam di peringkat ke-98.
Indonesia ada di peringkat ke-118. Posisi ini membuat skuad Garuda berada di bawah dua rival tradisionalnya di kawasan.
Soonsup-Bell melihat ranking FIFA sebagai indikator yang paling gamblang untuk mengukur perkembangan sepakbola Asia Tenggara. Menurutnya, peningkatan itu terjadi secara konsisten dari musim ke musim.
"Setiap orang dapat melihat betapa sepak bola Asia Tenggara telah berkembang selama bertahun-tahun melalui Peringkat Dunia FIFA," kata Soonsup-Bell dikutip dari situs FIFA.
"Setiap orang dapat melihat bahwa levelnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Saya percaya bahwa suatu hari nanti, dengan bantuan yang tepat dari orang-orang yang tepat dan infrastruktur yang tepat dalam sepak bola Asia Tenggara, jika itu dapat terus maju. Jika orang-orang terus mendorong ke arah yang benar, itu pasti akan mencapai level yang lebih tinggi," ujar dia menambahkan.
Penyerang Timnas Thailand itu menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur dan sumber daya manusia yang mumpuni. Dua hal itu disebutnya sebagai syarat utama agar sepakbola kawasan bisa menembus level lebih tinggi.
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi ajang pembuktian bagi delapan peserta. Bagi Thailand, turnamen ini jadi kesempatan menjaga dominasi di Asia Tenggara sekaligus mempertanggungjawabkan posisi ranking FIFA mereka.
Bagi Indonesia sebagai tuan rumah, Grup A menawarkan peluang sekaligus tekanan. Bermain di hadapan pendukung sendiri menuntut hasil maksimal jika ingin memperbaiki posisi di persaingan regional.