TERNATE — Pemkot Ternate melalui Dinas PUPR memacu penyelesaian pemeliharaan jalan dalam kota. Lima dari tujuh ruas yang masuk program tahun anggaran 2026 telah rampung, menyisakan dua ruas yang masih dalam pengerjaan. Seluruh pekerjaan menggunakan perkerasan hotmix.
Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus'an M. Nur Taib, menyebut percepatan pengerjaan menunjukkan hasil signifikan. "Hingga malam ini, percepatan pengerjaan menunjukkan hasil yang signifikan. Sebanyak lima ruas jalan telah selesai dikerjakan sehingga progres fisik secara keseluruhan kini telah mencapai 74 persen," kata Rus'an.
Program pemeliharaan jalan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai Rp2 miliar. Pekerjaan menyasar tujuh ruas jalan dengan total panjang penanganan mencapai 1.783,60 meter.
Tujuh ruas yang menjadi sasaran pemeliharaan tahun 2026 meliputi:
Seluruh pekerjaan pemeliharaan jalan menggunakan perkerasan hotmix. Menurut Rus'an, penggunaan material tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan daya tahan jalan, sekaligus menunjang kenyamanan serta keselamatan masyarakat sebagai pengguna jalan.
Perbaikan jalan diharapkan berdampak langsung terhadap kelancaran mobilitas masyarakat. Pemkot Ternate juga berharap peningkatan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di wilayah perkotaan dapat terwujud.
Rus'an menegaskan pihaknya terus melakukan percepatan pekerjaan pada ruas jalan yang belum rampung. Upaya tersebut dilakukan agar seluruh pekerjaan pemeliharaan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.
Dengan progres yang telah mencapai 74 persen, Pemkot Ternate menargetkan seluruh ruas jalan yang masuk dalam program pemeliharaan tahun 2026 dapat segera dituntaskan.