MOROTAI — Kepala Satpol PP-Damkar Kabupaten Pulau Morotai, Akri Wijaya, merinci tiga lokasi kebakaran tersebut. Kejadian pertama berlangsung di Desa Gotalamo, tepatnya di kompleks tank amfibi. Saat penanganan di lokasi itu belum tuntas, laporan kedua masuk dari Desa Daruba, Dusun Kilo Tiga, tepatnya di samping SPBU Sri Dewi Jaya.
Kebakaran ketiga kemudian dilaporkan terjadi di Desa Muhajirin, tepatnya di Dusun Muhajirin Baru. Tiga kejadian dalam rentang waktu berdekatan itu membuat personel Satpol PP-Damkar bekerja ekstra.
Akri menyebut dua dari tiga kebakaran terjadi dalam satu hari. Kondisi itu menuntut petugas memastikan api segera dikendalikan sebelum merambat ke area sekitarnya.
"Belum selesai dengan penanganan di lokasi itu, petugas kembali mendapat laporan kebakaran di Desa Daruba, Dusun Kilo Tiga, tepatnya di samping SPBU Sri Dewi Jaya," ujar Akri, Rabu, 16 September 2026.
Setelah menerima laporan, petugas langsung dikerahkan ke lokasi. Selain memadamkan kobaran api, personel juga mencegah api merambat ke bangunan dan lahan di sekitarnya.
Akri menegaskan personel Satpol PP-Damkar tetap melakukan pemantauan di lokasi setelah api berhasil dipadamkan. Langkah ini untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api yang dapat membahayakan warga.
"Jadi memang tiga kejadian kebakaran dalam waktu berdekatan ini menunjukkan tingginya kebutuhan respons cepat petugas pemadam kebakaran di tengah kondisi yang rawan terjadi kebakaran lahan maupun lingkungan sekitar permukiman," katanya.
Satpol PP-Damkar Morotai mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi kebakaran di lahan yang berada dekat dengan permukiman.
Akri meminta warga tidak menunggu api membesar untuk melapor. Setiap titik api yang ditemukan diharapkan segera diinformasikan kepada petugas agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
"Segera laporkan apabila menemukan adanya titik api, terutama di sekitar lahan yang berdekatan dengan permukiman warga," imbaunya.