Italia vs Jerman Cetak Rekor Set Voli Terpanjang Dunia dengan Skor 66-64

Penulis: Galih Prayoga  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:05:31 WIB
Italia dan Jerman mencatat rekor set voli terpanjang dunia dengan skor 66-64 di Maluku Utara.

MALUKU UTARA — Set pertama yang berlangsung selama 1 jam 29 menit itu melampaui rekor sebelumnya yang dibuat Polandia versus Argentina pada Juni 2026. Saat itu, kedua tim bermain hingga skor 50-48 di Gliwice, Polandia. Angka 66-64 kini resmi menjadi standar baru ketahanan dan mentalitas di level internasional.

Mengapa Skor Bisa Tembus 66-64?

Dalam voli, aturan selisih dua poin memang tidak memiliki batas maksimal. Federasi voli dunia (FIVB) menegaskan bahwa pemenang harus unggul minimal dua angka, tanpa ada ketentuan "deuce" yang dibatasi seperti cabang olahraga lain.

Kondisi ini berbeda jauh dengan bulu tangkis yang menerapkan batas maksimal 30 poin. Jika terjadi kejar-kejaran hingga skor 29-29, pemain yang mencapai angka 30 lebih dulu langsung memenangkan gim tanpa syarat selisih dua poin.

Perbandingan dengan Aturan Cabang Lain

Sepak bola punya mekanisme perpanjangan waktu dua kali 15 menit dan adu penalti yang berujung sudden death jika skor masih imbang setelah lima penendang. Voli justru membiarkan set berjalan tanpa batas waktu dan skor demi menjunjung asas keadilan kompetitif.

Konsekuensinya, laga Italia vs Jerman menjadi ujian fisik dan konsentrasi yang ekstrem. Setiap rally panjang, setiap match point yang gagal dikonversi, menambah tekanan psikologis bagi kedua tim.

Dampak Rekor bagi Tim dan Kompetisi

Bagi Jerman, kemenangan set ini menjadi modal percaya diri menghadapi turnamen resmi. Bagi Italia, kekalahan tipis ini tetap menunjukkan kedalaman skuad yang mampu bertahan dalam tekanan selama hampir satu setengah jam.

Pertandingan uji coba ini membuktikan bahwa voli modern tidak hanya soal kekuatan serangan, tetapi juga ketahanan mental dan akurasi servis dalam situasi krusial. Rekor 66-64 akan menjadi tolok ukur baru bagi tim mana pun yang ingin menguji batas kemampuan mereka.

Reporter: Galih Prayoga
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top