40 Kepala Daerah Hadiri Rakernas JKPI di Benteng Oranje Ternate, Rizal: UMKM Lokal Akan Tumbuh

Penulis: Jamal Nasution  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:12:31 WIB
Ribuan peserta menghadiri pembukaan Rakernas XII JKPI di Benteng Oranje, Ternate, Rabu (26/8/2026).

TERNATE — Ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia mulai memadati Kota Ternate untuk mengikuti Rakernas XII JKPI. Pembukaan yang berlangsung di Benteng Oranje tidak hanya menjadi ajang silaturahmi kepala daerah, tetapi juga ruang promosi bagi pelaku usaha kecil di Maluku Utara.

Ketua Panitia Rakernas XII JKPI, Rizal Marsaoly, mengatakan total peserta yang terdaftar mencapai seribu orang. Ia optimistis kehadiran tamu dari luar daerah akan menggerakkan sektor kuliner, transportasi, hingga produk kreatif milik warga setempat.

“Akan berdampak ekonomi bagi masyarakat. UMKM tumbuh,” ujarnya usai pembukaan di Benteng Oranje, Rabu (26/8/2026).

Benteng Bersejarah Jadi Ruang Produktif Generasi Muda

Pemilihan Benteng Oranje sebagai lokasi utama pembukaan bukan tanpa alasan. Rizal menjelaskan, kawasan pusaka ini sengaja dihidupkan kembali dengan tiga elemen kunci: ruang, komunitas, dan kreativitas.

Menurutnya, kolaborasi antara ruang bersejarah dan aktivitas anak muda bisa mengubah fungsi benteng dari sekadar objek wisata sejarah menjadi tempat yang produktif. “Bagaimana ruang yang tercipta ini, ide yang ada, kemudian kreativitas yang dilahirkan oleh teman-teman generasi muda menjadi suatu wadah untuk kolaborasi dan sinergi,” jelas Rizal.

Konsep ini dinilai sejalan dengan semangat JKPI yang ingin memastikan pelestarian budaya beradaptasi dengan perkembangan zaman. “JKPI sendiri untuk bagaimana melestarikan kebudayaan, bagaimana cerita tentang budaya-budaya di sekitar daerah itu punya value, punya nilai di era yang ada sekarang,” tambahnya.

Kehadiran Delegasi Belanda Perkuat Nuansa Sejarah

Pembukaan Rakernas turut dihadiri perwakilan Kedutaan Besar Belanda. Kehadiran delegasi tersebut mempertegas hubungan historis Benteng Oranje dengan masa kolonial yang masih terekam kuat di Ternate.

Rizal berharap atmosfer internasional ini bisa dimanfaatkan daerah untuk memperkenalkan potensi budaya lokal ke kancah yang lebih luas. Ia juga menekankan pentingnya pertukaran pengalaman antar daerah anggota JKPI dalam merumuskan program pelestarian pusaka ke depan.

“Paling tidak, semangat keanggotaan JKPI ini bertemu dalam Rakernas JKPI, bisa sama-sama menggagas apa yang harus dilakukan JKPI ke depan,” kata Rizal.

Jadwal Kedatangan Peserta dan Dampak Ekonomi

Sebagian besar peserta dijadwalkan tiba pada hari berikutnya dan mengikuti rangkaian acara hingga penutupan. Lonjakan aktivitas ini diprediksi meningkatkan omzet pedagang lokal secara signifikan selama sepekan ke depan.

Selain itu, Rakernas ini menjadi kesempatan bagi Ternate untuk menunjukkan bahwa situs bersejarah bisa berfungsi ganda: sebagai pengingat masa lalu sekaligus penggerak ekonomi masyarakat saat ini.

Dengan suksesnya pembukaan di Benteng Oranje, Ternate kini tidak hanya dipandang sebagai kota sejarah, tetapi juga tuan rumah pertemuan nasional yang menghadirkan dampak nyata bagi warganya.

Reporter: Jamal Nasution
Sumber: halmaherapost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top