TERNATE — Sampah plastik mendominasi hingga 99 persen dari total 22 trash bag atau karung berukuran besar yang berhasil dikumpulkan dalam aksi bersih pantai di pesisir Pantai Tolire, Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat, Minggu (23/8). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penanaman mangrove sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir.
Aksi tersebut merupakan puncak rangkaian Camp Estuaria yang digelar selama tiga hari di Pulo Tareba. Kegiatan ini diinisiasi Perkumpulan PakaTiva untuk mendorong kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap kelestarian lingkungan pesisir.
Direktur Perkumpulan PakaTiva, Zafira Daeng Barang, menegaskan bahwa menjaga lingkungan tidak cukup hanya melalui kepedulian dalam bentuk wacana, tetapi harus diwujudkan melalui aksi bersama.
"Menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan kepedulian dalam bentuk wacana, tetapi harus diwujudkan melalui aksi bersama," kata Zafira dalam keterangannya, Senin (24/8).
Menurutnya, keberadaan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir. Karena itu, penanaman mangrove perlu terus didorong sebagai salah satu langkah menjaga kawasan pesisir dari berbagai ancaman lingkungan.
Zafira menyebut aksi bersih pantai menjadi momentum untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak menjadikan kawasan pesisir sebagai tempat pembuangan sampah. Ia berharap kegiatan ini dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan dan tidak berhenti pada satu aksi.
"Kita ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Satu langkah kecil hari ini bisa menjadi perubahan besar bagi bumi dan generasi yang akan datang," ujarnya.
Zafira menambahkan, Camp Estuaria tidak hanya menjadi ruang belajar dan berwisata alam, tetapi juga menjadi wadah bagi peserta untuk memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui keterlibatan langsung di lapangan.
Perkumpulan PakaTiva membawa pesan "Jaga Kampung, Rawat Budaya, Lestarikan Alam" sebagai semangat dalam mendorong gerakan pelestarian lingkungan di Maluku Utara. Pesan tersebut diharapkan dapat menggerakkan lebih banyak masyarakat, pemuda, komunitas, mahasiswa, dan berbagai pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya kawasan pesisir Ternate.