10 UKM Universitas Khairun Resmi Dilantik, Warek III Tekankan Kolaborasi untuk Perkuat IKU dan Akreditasi

Penulis: Kemal Batubara  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:50:31 WIB
Pelantikan sepuluh Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Khairun berlangsung di Aula Nuku, Gedung Rektorat, Kampus II Unkhair, Ternate, Jumat (21/8/2026).

Universitas Khairun (Unkhair) Ternate resmi melantik 10 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) untuk masa bakti baru. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni, Jamal Hi. Arsyad, meminta pengurus tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi mampu memberi kontribusi nyata bagi kampus di tengah efisiensi anggaran.

TERNATE — Sebanyak 10 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Khairun (Unkhair) resmi dilantik di Aula Nuku, Gedung Rektorat, Kampus II Unkhair, Ternate, Jumat (21/8/2026). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan pengambilan sumpah, penandatanganan berita acara, dan penyerahan tongkat estafet kepengurusan secara simbolis.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Unkhair, Jamal Hi. Arsyad, menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar pergantian jabatan. Ia meminta seluruh pengurus memanfaatkan masa kepengurusan satu tahun ke depan untuk mendorong kreativitas, riset, dan prestasi mahasiswa.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial. Masa kepengurusan yang singkat harus mampu memberikan manfaat dan semangat luar biasa bagi universitas,” ujarnya.

Target IKU dan Akreditasi Jadi Fokus Utama

Jamal menginstruksikan pengurus UKM untuk memperkuat kolaborasi antarorganisasi. Menurutnya, sinergi ini penting untuk mengoptimalkan potensi mahasiswa dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan akreditasi Unkhair.

“Bangun kolaborasi, dan optimalkan potensi untuk memberi manfaat bagi diri sendiri, Unkhair, Maluku Utara, serta Indonesia,” kata Jamal.

Ia mengapresiasi semangat mahasiswa yang tetap aktif mengembangkan diri di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran. Jamal menilai hal ini membuktikan organisasi kemahasiswaan berjalan seiring dengan penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pengurus Baru Dibekali Materi Kepemimpinan Transformasional

Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan bertajuk "Kepemimpinan Transformasional dalam Penguatan Budaya Ormawa". Materi disampaikan Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate, Syaiful Bahri, S.Psi., MA.

Syaiful memaparkan empat dimensi utama kepemimpinan transformasional atau 4I, meliputi Inspirational Motivation, Intellectual Stimulation, Individualized Consideration, dan Idealized Influence. Ia menekankan pemimpin tidak cukup memberi instruksi, tetapi harus membangun visi dan memberdayakan anggota.

“Pemimpin transformasional tidak hanya memerintah, tetapi mampu mengubah cara berpikir, membangun motivasi, dan menciptakan budaya kerja,” jelas Syaiful.

Empat Budaya Kerja untuk Hindari Konflik Internal

Dalam kesempatan itu, Syaiful juga menyoroti tantangan yang kerap dihadapi organisasi mahasiswa, seperti komunikasi yang kurang efektif dan rendahnya partisipasi anggota. Ia mendorong pengurus membangun empat budaya kerja: integritas, komunikasi terbuka, apresiasi, dan budaya belajar.

“Kalau ada kesalahan, jangan ditutupi, tetapi jadikan feedback untuk perbaikan organisasi. Apa pun masalahnya, perlu kita bicarakan bersama,” ujarnya.

Adapun 10 UKM yang dilantik terdiri dari UKM-KI LDK Babusallam, UKM KSR PMI, UKM Scuba Diving, KM Pramuka, KM Pers Aspirasi, KM Musik Macsadipta, KM Riset Khairun Cendekia, KM Taekwondo, KM Kempo, dan KM PMK.

Reporter: Kemal Batubara
Sumber: tandaseru.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top