MALUKU UTARA — Fenomena depresiasi tajam ini menjadi kabar baik bagi pemburu mobil performa tinggi dengan budget terbatas. Hyundai Elantra N 2022 yang saat baru dibanderol USD 33.245 (sekitar Rp 532 juta), kini menurut Kelley Blue Book memiliki Fair Purchase Price hanya USD 23.000 atau setara Rp 368 juta.
Berdasarkan inventaris di AutoTrader, harga terendah untuk Elantra N 2022 menyentuh angka USD 20.000 (Rp 320 juta), sementara unit dengan kondisi terbaik masih dihargai hingga USD 28.000 (Rp 448 juta). Sebagai pembanding, Elantra SE 2026 yang paling dasar dengan tenaga 147 hp saja sudah dipatok mulai USD 23.870.
Dengan uang yang sama, pembeli jelas mendapatkan lebih banyak dari sekadar mobil baru standar. Elantra N 2022 membawa mesin 2.0 liter turbo bertenaga 276 hp, yang bisa naik menjadi 286 hp saat mode N Grin Shift diaktifkan.
Penggerak rodanya disalurkan lewat pilihan transmisi manual enam percepatan atau dual-clutch delapan percepatan yang responsif. Kelengkapan lain termasuk limited-slip differential elektronik di roda depan, rem besar, serta ubahan styling agresif baik di eksterior maupun interior.
Jalopnik, media otomotif asal AS, pernah menjuluki Elantra N sebagai "bargain-store BMW M3" dan menyebutnya sebagai salah satu mobil performa terbaik di pasaran. Meski review tersebut dilakukan pada model 2024 yang telah disegarkan, pengalaman berkendara serupa juga berlaku untuk generasi 2022.
Bagi pencari mobil bekas, istilah yang lebih pas mungkin "thrift-store M3". Dengan kata lain, penurunan harga ini adalah kesempatan untuk mendapatkan mobil sport kompak berpenggerak roda depan yang menyenangkan, tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam seperti membeli Honda Civic Type R atau Volkswagen Golf R bekas.
Konsekuensinya, pembeli pertama harus menerima kenyataan nilai jual yang kurang bersahabat. Namun bagi pembeli kedua, depresiasi tajam ini justru menjadi pintu masuk menuju mobil performa tinggi dengan potongan harga signifikan.