SANANA — Penutupan Karya Bhakti Skala Besar Kodim 1510/Sula berlangsung di lokasi sumur bor Desa Fagudu/Kampis, Kecamatan Sanana, Jumat (31/7/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Komandan Kodim 1510/Sula, Letkol Inf. Zulfani, ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Surat Telegram Pangdam XV/Pattimura Nomor ST/179/2026. Momen ini sekaligus menjadi ajang peluncuran program Emas Hijau Satu Juta Pohon Sukun yang menyasar wilayah Maluku dan Maluku Utara.
Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, dalam sambutannya secara virtual menegaskan bahwa gerakan menanam satu juta pohon sukun bukan sekadar seremoni. Ia menyebut tanaman ini memiliki potensi besar sebagai sumber pangan alternatif yang mendukung program swasembada pangan nasional.
“Melalui gerakan ini, kita tidak hanya mengenalkan pohon sukun sebagai salah satu ikon Maluku dan Maluku Utara, tetapi juga memanfaatkan sukun sebagai salah satu alternatif dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan,” ujarnya.
Keterlibatan langsung Wakil Bupati Saleh Marasabessy dalam penutupan ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI. Kehadiran orang nomor dua di Kepulauan Sula itu menjadi sinyal dukungan penuh dari eksekutif terhadap program strategis yang diinisiasi oleh Kodim 1510/Sula.
Karya Bhakti Skala Besar yang digelar ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain fokus pada ketahanan pangan, kegiatan di lokasi sumur bor tersebut juga menyentuh aspek penghijauan dan pelestarian lingkungan di wilayah timur Indonesia.
Dengan adanya program ini, diharapkan dalam beberapa tahun ke depan pohon sukun tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga solusi konkret atas kebutuhan pangan masyarakat Maluku Utara.