Peringati Hari Mangrove Sedunia, NHM dan Pemkab Halmahera Utara Tanam Mangrove di Kawasan Ekosistem Esensial Desa Kao

Penulis: Galih Prayoga  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 21:57:02 WIB
Ratusan bibit mangrove ditanam di Kawasan Ekosistem Esensial Desa Kao dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia yang digelar NHM bersama Pemkab Halmahera Utara.

HALMAHERA UTARA — Wakil Direktur Operasi sekaligus Kepala Teknik Tambang (KTT) NHM Rara Dodo Lawolo menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Halmahera Utara, pemerintah kecamatan, dan Pemerintah Desa Kao yang mendukung upaya pelestarian lingkungan di wilayah lingkar tambang. Ia menegaskan, perusahaan terus mengimplementasikan prinsip ESG melalui program yang tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Ekosistem Mangrove Serap Emisi Karbon dan Cegah Abrasi

“Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menyerap emisi karbon, mencegah abrasi, serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir yang menjadi penopang kehidupan masyarakat,” ujar Rara Dodo Lawolo. Melalui Komunitas Green Kaidati, NHM juga mendorong pemberdayaan ekonomi lokal lewat dukungan pembibitan mangrove dan pengembangan potensi ekowisata di masa depan.

KEE Desa Kao Jadi Habitat Burung Mamua dan Biota Laut

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara, Yudihart Noya, yang mewakili Bupati Halmahera Utara, mengapresiasi peran NHM sebagai tuan rumah peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026. Menurutnya, kegiatan bertema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang” sejalan dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup dalam memperkuat perlindungan ekosistem pesisir dan keanekaragaman hayati.

“Pelestarian mangrove tidak hanya menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir, tetapi juga melindungi berbagai spesies yang hidup di dalamnya, termasuk burung Mamua yang berkembang biak di kawasan ini,” kata Yudihart. Kawasan tersebut juga menjadi habitat sekaligus lokasi pembiakan alami bagi berbagai jenis ikan, udang, dan biota laut lainnya.

Komunitas Green Kaidati Harap Permintaan Bibit Berkelanjutan

Ketua Komunitas Green Kaidati, Zainudin Hongi, menyambut baik sinergi antara NHM dan Pemkab Halmahera Utara dalam pengelolaan kawasan mangrove. Ia berharap kebutuhan bibit mangrove dari NHM, pemerintah daerah, Pemprov Maluku Utara, maupun pemangku kepentingan lainnya dapat dipenuhi oleh komunitas yang dipimpinnya. Menurut Zainudin, permintaan bibit yang berkelanjutan akan membuka peluang usaha baru sekaligus menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan ini dihadiri Manajer Departemen HSE Widi Wijaya, Superintendent Environment Rosmini Djufri, Cost Control NHM Peduli Fenny Baud, unsur Forkopimcam Kao, serta Pemerintah Desa Kao. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, NHM menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian lingkungan, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pemberdayaan masyarakat di Halmahera Utara sebagai bagian dari implementasi prinsip ESG yang berkelanjutan.

Reporter: Galih Prayoga
Sumber: cermat.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top