JAKARTA — Toadore Festival Vol. III mendapat angin segar setelah Kementerian Ekonomi Kreatif RI memberikan dukungan penuh. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengapresiasi inisiatif mahasiswa Tidore yang konsisten mengangkat potensi budaya dan UMKM daerah melalui festival tahunan ini.
Dukungan tersebut disampaikan Irene saat menerima audiensi panitia dari PKPM Nuku Yogyakarta di Gedung Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Jakarta. Pertemuan itu menjadi langkah strategis memperkuat sinergi antara komunitas mahasiswa daerah dengan pemerintah pusat, khususnya di sektor ekonomi kreatif berbasis budaya.
Dalam audiensi, panitia memaparkan konsep pelaksanaan Toadore Festival Vol. III yang akan digelar pada Oktober 2026. Festival yang telah menjadi program tahunan PKPM Nuku Yogyakarta sejak 2023 ini menghadirkan sejumlah kegiatan. Mulai dari Seminar Nasional Ekonomi Kreatif, Panggung Budaya Nusantara, Ngosip Kreatif, hingga Panen UMKM.
Steering Committee Program Kreatif Toadore Festival, Kapita Fando, mengatakan festival ini dirancang sebagai ruang kolaborasi untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kota Tidore Kepulauan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. “Festival ini bukan hanya tentang menampilkan budaya, tetapi bagaimana budaya tersebut dapat menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang memberi dampak bagi masyarakat,” ujar Kapita.
Menanggapi pemaparan panitia, Irene Umar menyampaikan apresiasi terhadap langkah mahasiswa Tidore di Yogyakarta yang terus berupaya menjaga dan memperkenalkan budaya daerah melalui pendekatan ekonomi kreatif. Ia menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Toadore Festival Vol. III 2026 dan berharap kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Irene juga berharap festival ini dapat menjadi media promosi budaya dan potensi ekonomi kreatif Kota Tidore Kepulauan agar semakin dikenal di tingkat nasional. Dalam kesempatan yang sama, perwakilan panitia, Furqan, turut menyampaikan undangan kepada Irene Umar untuk hadir sebagai narasumber dalam rangkaian kegiatan nanti.
Bagi PKPM Nuku Yogyakarta, dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif RI menjadi momentum penting dalam memperkuat persiapan penyelenggaraan Toadore Festival Vol. III. Panitia berharap festival tersebut dapat terus berkembang sebagai ruang pelestarian budaya, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan kreativitas generasi muda.
Melalui Toadore Festival Vol. III 2026, budaya Tidore tidak hanya dipertahankan sebagai warisan, tetapi juga didorong menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.