Guru Fisika di Kansas Ditangkap karena Bertepuk Tangan saat Rapat Zonasi Data Center

Penulis: Kemal Batubara  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 20:20:31 WIB
Guru fisika di Kansas, Lux Claridge, diamankan petugas setelah bertepuk tangan saat rapat zonasi data center di Emporia.

Lux Claridge, 37 tahun, diamankan petugas setelah menolak meninggalkan ruang rapat Komisi Perencanaan Kota Emporia. Rapat tersebut digelar untuk membahas perubahan zonasi lahan bagi proyek Flint Hills Digital Campus, sebuah data center berskala gigawatt yang diusulkan oleh pengembang.

Dari Tepuk Tangan ke Jeruji Besi

Lebih dari 30 warga terdaftar untuk menyampaikan pendapat. Sebagian besar menolak proyek tersebut dengan alasan bakal membebani jaringan listrik dan pasokan air setempat. Para pendukungnya berargumen proyek itu akan membawa lapangan kerja dan investasi.

Ketua komisi berulang kali memperingatkan hadirin untuk tidak bertepuk tangan atau bereaksi selama sesi komentar publik. Claridge melanggar aturan itu. Rekaman rapat menunjukkan ketua komisi memerintahkan Kepala Polisi Ed Owens untuk mengeluarkan siapa pun yang bertepuk tangan berikutnya.

Petugas mendekati Claridge. Ia menolak pergi dan berkata, "Drag me out." Empat aparat kemudian mengangkatnya dari kursi dan membawanya keluar ruangan. Claridge digelandang ke Penjara Kabupaten Lyon dengan tuduhan gangguan ketertiban dan menghalangi tugas kepolisian. Ia kemudian dibebaskan dengan jaminan.

"Saya Tidak Kapok"

"Saya senang bisa keluar, tapi ini sungguh merepotkan," kata Claridge kepada stasiun televisi lokal KWCH, seperti dikutip dari laporan The Register. "Ini tidak benar-benar membuat saya jera untuk bersuara atau, saya kira, bertepuk tangan." Claridge berniat mengajukan pembelaan tidak bersalah saat sidang digelar pada September mendatang.

Pihak Kepolisian Emporia dalam pernyataannya mengatakan tetap berkomitmen memastikan rapat publik berlangsung aman dan tertib, sembari menghormati hak warga untuk berpartisipasi dalam proses sipil.

Pertanyaan Hukum: Apakah Tepuk Tangan Termasuk Gangguan?

Koalisi Amandemen Pertama AS berargumen bahwa badan publik tidak bisa begitu saja mendefinisikan ulang perilaku non-disruptif sebagai gangguan demi menekan ekspresi. Beberapa putusan pengadilan sebelumnya menegaskan bahwa tepuk tangan saja belum tentu memenuhi ambang gangguan.

Meski Kansas tidak terikat oleh yurisdiksi pengadilan yang mengeluarkan putusan itu, argumen tersebut bisa menjadi senjata bagi pengacara Claridge di hadapan hakim.

Gelombang Perlawanan Terhadap Infrastruktur AI

Penangkapan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di berbagai komunitas AS yang menolak pembangunan data center raksasa. Kekhawatiran warga meliputi beban pada jaringan listrik, pasokan air, kebisingan, hingga perubahan tata guna lahan. Di sisi lain, pengembang dan pemerintah daerah mempromosikan proyek serupa sebagai sumber lapangan kerja dan pendapatan pajak.

Terlepas dari kontroversi, komisi tetap menyetujui perubahan zonasi untuk Flint Hills Digital Campus dengan suara bulat 5-0. Bagi industri AI, ini berarti satu lagi data center yang disetujui. Bagi Emporia, rapat itu mungkin akan dikenang sebagai momen di mana tepuk tangan bisa berujung pada tahanan polisi.

Reporter: Kemal Batubara
Sumber: theregister.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top