TERNATE — Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, menyambut langsung kedatangan Ketua Umum IESPA, Ibnu Riza, di Bandara Sultan Baabullah, Sabtu (18/7/2026). Penyambutan itu juga dihadiri Ketua Umum IESPA Maluku Utara, Ananta Rizky Sidik, beserta jajaran pengurus daerah.
Rombongan pengurus pusat yang datang didampingi sejumlah figur e-sports seperti Skyskuuy, Gwen, Ryzen, BennyMoza, Maxzie, dan Alyssa Ananta ini dijadwalkan menghadiri partai final Turnamen Mobile Legends Kapolda Cup 2026 di Ternate.
Ketua Umum IESPA, Ibnu Riza, mengungkapkan alasan dirinya memprioritaskan Maluku Utara di tengah padatnya agenda e-sports di daerah lain. Menurutnya, provinsi kepulauan ini memiliki potensi besar yang selama ini belum tergarap maksimal.
“Kenapa saya pilih datang di Maluku Utara, padahal banyak juga kegiatan di Polda lainnya. Tapi saya datang ke sini karena saya rasa Maluku Utara perlu perhatian khusus, karena banyak potensi yang bisa dikembangkan,” ujar Ibnu.
Turnamen Mobile Legends Kapolda Cup 2026 menjadi ajang strategis bagi pembinaan atlet lokal. Tim yang keluar sebagai juara pertama nantinya akan mengamankan tiket untuk mewakili Provinsi Maluku Utara pada ajang Kapolri Cup mendatang.
Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ternate dalam mendorong perkembangan industri e-sports, khususnya untuk membina generasi muda dan mengembangkan talenta digital di daerah.
“Kami siap mendukung penuh setiap upaya yang memajukan e-sports. Ini bagian dari pengembangan sumber daya manusia dan industri kreatif di Ternate,” kata Nasri.
Ketua Umum IESPA Maluku Utara, Ananta Rizky Sidik, menambahkan kehadiran pengurus pusat menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara organisasi dan pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan dari pemkot menjadi kunci dalam membangun ekosistem e-sports yang berkelanjutan di wilayah timur Indonesia.
Rangkaian agenda kunjungan pengurus pusat IESPA dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan di Ternate. Kegiatan ini akan melibatkan berbagai komunitas dan pemangku kepentingan e-sports setempat, mulai dari sesi coaching clinic hingga diskusi pengembangan atlet muda.