5 Pasar Modern di Maluku Utara yang Lengkap dan Strategis untuk Belanja Harian

Penulis: Kemal Batubara  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 19:26:31 WIB
Pasar Higienis Ternate di Jalan Merdeka menjadi tujuan utama warga untuk berbelanja kebutuhan harian di pusat Kota Ternate.

Setiap akhir pekan, arus kendaraan di Jalan Ahmad Yani, Kota Ternate, mengular hingga ke pelabuhan. Bukan tanpa sebab—jalan ini adalah poros utama menuju pusat perbelanjaan yang jadi andalan warga. Tapi di luar Ternate, beberapa titik di Halmahera juga mulai punya opsi belanja yang tak kalah lengkap.

Berikut lima pasar modern di Maluku Utara yang bisa jadi acuan, baik untuk belanja mingguan maupun sekadar mencari perlengkapan tertentu.

1. Pasar Higienis & Transmart Ternate—Dua Opsi di Pusat Kota

Di Jalan Merdeka, tepat di pusat Kota Ternate, Pasar Higienis jadi tujuan utama ibu rumah tangga. Bangunannya bertingkat dengan lantai basah di bagian bawah dan area kering di lantai atas. Sayur, ikan segar, hingga bumbu dapur tersedia dalam satu atap.

Tak jauh dari situ, Transmart Ternate di Jalan Ahmad Yani menawarkan konsep berbeda: supermarket modern dengan pakaian, elektronik, dan makanan siap saji. Parkirnya luas, cocok untuk belanja bulanan.

2. Pasar Barito Sofifi—Pusat Belanja Ibu Kota Provinsi

Sofifi, ibu kota Maluku Utara di Pulau Halmahera, punya Pasar Barito yang jadi pusat distribusi barang dari Ternate dan Manado. Letaknya di pinggir jalan utama trans-Halmahera, membuatnya mudah dijangkau dari Kecamatan Oba Utara maupun Tidore.

Pasar ini buka setiap hari dengan variasi barang yang terus bertambah. Beberapa lapak menjual hasil laut kering seperti cumi asin dan ikan asap yang jadi oleh-oleh favorit perantau.

3. Pasar Raya Ternate—Surga Bahan Baku Kuliner

Di belakang Masjid Al-Munawwar, Pasar Raya Ternate lebih dikenal sebagai tempat pedagang grosir. Di sini, harga bumbu dapur dan cabai kerap lebih miring dibanding pasar lain. Banyak pemilik warung makan di Ternate ambil stok mingguan dari sini.

Bangunannya memang tidak semegah Transmart, tapi kelengkapan barang justru jadi keunggulan. Dari terasi khas Maluku hingga minyak kelapa curah, semua ada.

4. Pasar Maba—Pusat Belanja Halmahera Timur

Maba, ibu kota Halmahera Timur, punya pasar modern yang mulai direvitalisasi pemerintah daerah. Lokasinya di pusat kecamatan, dekat pelabuhan feri yang menghubungkan pulau-pulau sekitar. Di sini, warga bisa menemukan sembako, peralatan rumah tangga, hingga pakaian jadi dengan harga yang tidak jauh berbeda dari Ternate.

Tips: datang pagi hari antara pukul tujuh hingga sembilan untuk mendapatkan ikan segar hasil tangkapan nelayan lokal.

5. Pasar Tobelo—Pilihan Belanja di Halmahera Utara

Tobelo, kota terbesar di Halmahera Utara, memiliki pasar modern di Jalan Pelabuhan. Selain kebutuhan pokok, pasar ini terkenal dengan aneka kerajinan rotan dan anyaman khas Tobelo. Banyak wisatawan asing yang mampir setelah mengunjungi Taman Nasional Aketajawe-Lolobata.

Suasananya lebih santai dibanding pasar di Ternate. Cocok untuk belanja sambil menikmati udara pesisir yang sejuk.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah semua pasar modern di Maluku Utara menerima pembayaran digital?
Tidak semua. Transmart dan Pasar Higienis Ternate sudah menyediakan QRIS dan mesin EDC. Sementara pasar tradisional seperti Pasar Barito dan Maba masih dominan tunai.

Pasar mana yang paling lengkap untuk oleh-oleh khas Maluku Utara?
Pasar Higienis Ternate dan Pasar Tobelo punya variasi paling banyak: dari kain tenun, minyak kayu putih, hingga kopra dan pala kering.

Kapan waktu terbaik berbelanja di pasar-pasar ini?
Pagi hari antara pukul 07.00–10.00 WIT. Selain barang masih segar, suhu udara juga lebih sejuk.

Apakah ada pasar modern yang buka hingga malam di Maluku Utara?
Transmart Ternate buka hingga pukul 21.00 WIT. Pasar tradisional biasanya tutup menjelang magrib.

Setiap pasar punya kelebihan masing-masing. Pilih sesuai kebutuhan dan lokasi Anda. Untuk informasi harga dan jadwal operasional terbaru, ada baiknya menghubungi pengelola atau bertanya langsung ke pedagang setempat sebelum berkunjung.

Reporter: Kemal Batubara
Back to top