MOROTAI — Dominasi Kota Ternate di cabang tinju POPDA XII Maluku Utara 2026 tidak terbantahkan. Dari sepuluh kelas yang dipertandingkan, atlet pelajar asal kota itu menyabet enam medali emas, menjadikannya kontributor terbesar bagi perolehan sementara kota tersebut yang kini mencapai 28 medali emas.
Di sektor putra, Ternate nyaris menyapu bersih medali emas. Mubin Moni (51 kg), Asraf Drakel (54 kg), Guntur A. Latif (57 kg), Mario Witarsa (60 kg), dan Wediah Esa Dano (63,5 kg) sukses menundukkan lawan-lawannya. Satu-satunya kelas putra yang lepas dari genggaman Ternate adalah kelas 48 kilogram, di mana petinju Halmahera Utara, Ferdhaysya Mansa, keluar sebagai juara.
Persaingan di kelas putri tak kalah sengit. Ternate mengirimkan dua petinju terbaiknya, Try Astina (50 kg) dan Samsia Naser (52 kg), yang berhasil merebut emas. Dua medali emas putri lainnya dibawa pulang oleh Nava Nana dari Halmahera Barat (48 kg) dan Syalomita Salasa dari Halmahera Utara (54 kg).
Penutupan resmi cabang tinju dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet yang telah berlatih keras.
“Selamat kepada para juara yang telah berusaha dan berlatih sehingga hari ini dapat memetik hasilnya. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Teruslah berlatih lebih giat karena usia kalian masih muda, perjalanan masih panjang, dan kesempatan untuk berprestasi masih terbuka lebar,” ujar Samsuddin.
Ia menekankan bahwa ajang seperti POPDA bukan sekadar mencari juara. Lebih dari itu, olahraga menjadi sarana membangun karakter, sportivitas, sekaligus menciptakan perdamaian di tengah masyarakat Maluku Utara yang majemuk.
Dengan berakhirnya seluruh pertandingan tinju, fokus kini beralih pada pembinaan atlet usia pelajar. Hasil POPDA XII diharapkan menjadi pijakan awal bagi atlet-atlet muda untuk dipersiapkan menghadapi kejuaraan nasional pada masa mendatang.
“Energi yang dimiliki anak-anak muda diarahkan ke hal-hal positif melalui olahraga sehingga mampu melahirkan prestasi sekaligus memperkuat persatuan. Karena itu, mari terus mengembangkan olahraga agar Maluku Utara mampu melahirkan atlet yang berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,” tambah Samsuddin.
Kota Ternate kini memimpin perolehan medali sementara dengan 28 emas, unggul jauh dari kontingen lain, sembari menunggu hasil akhir dari beberapa cabang olahraga yang masih berlangsung.