MALUKU UTARA — Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas, menegaskan bahwa daftar sebelas perusahaan itu bukanlah representasi seluruh portofolio BUMN. "Pemilihan ini tidak dimaksudkan sebagai daftar yang bersifat menyeluruh, melainkan sebagai sorotan atas sejumlah BUMN dengan peningkatan kinerja yang menonjol sejak berada dalam ekosistem pengelolaan Danantara Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (3/7/2026).
Dari data yang dirilis, PT Pertamina (Persero) menjadi kontributor laba terbesar dengan torehan Rp24,9 triliun, melesat 80 persen dibanding periode sebelumnya. Di sektor perbankan, BRI dan Bank Mandiri masing-masing mencatat laba Rp21,2 triliun dan Rp21,3 triliun, tumbuh 15 persen dan 13 persen. BNI menyusul dengan laba Rp7,2 triliun, naik 6 persen.
Namun, cerita paling dramatis datang dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Emiten baja pelat merah ini berhasil membalikkan posisi dari rugi Rp981 miliar menjadi laba Rp635 miliar. Rohan menjelaskan, kebangkitan ini didorong oleh restrukturiasi dan suntikan modal dari Danantara Asset Management (DAM). Pola serupa juga terjadi di PT Kimia Farma (Persero) Tbk yang berubah dari rugi Rp160 miliar menjadi laba Rp108 miliar, serta PT Semen Indonesia (Persero) Tbk yang mencatat laba Rp106 miliar setelah sebelumnya merugi Rp66 miliar.
Lonjakan tertinggi secara persentase justru diraih PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Laba perusahaan konstruksi ini meroket 667 persen dari Rp9 miliar menjadi Rp69 miliar.
Tak hanya membeberkan kinerja, Danantara juga mengumumkan realisasi investasi perdana yang didanai dari sebagian dividen BUMN tahun 2025. Dua proyek utama yang sudah berjalan adalah pengembangan ekosistem Haji dan Umrah Indonesia di Makkah serta proyek Waste-to-Energy (WTE). Proyek pengelolaan sampah menjadi energi ini dirancang untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong transisi menuju ekonomi hijau.
Sementara itu, laporan keuangan konsolidasian Danantara untuk tahun buku 2025 masih dalam proses audit. Lembaga tersebut berjanji akan mempublikasikannya setelah seluruh tahapan verifikasi selesai sesuai ketentuan yang berlaku.