MALUKU UTARA — Laga yang digelar di Stadion Atlanta ini berjalan dramatis. Tertinggal lebih dulu sejak babak pertama, Inggris harus bekerja keras hingga menit akhir untuk memastikan kemenangan. Gol kedua Kane di menit ke-86 lahir dari skema serangan cepat yang memanfaatkan blok kiper RD Kongo, Lionel Mpasi.
RD Kongo mengejutkan Inggris lewat gol cepat Brian Cipenga di menit ketujuh. Gol tersebut menjadi satu-satunya peluang matang yang berhasil dikonversi menjadi gol di babak pertama.
Inggris sebenarnya mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang emas. Namun, penyelesaian akhir yang buruk menjadi masalah utama. Marcus Rashford gagal menaklukkan Mpasi setelah aksi goceknya yang berlebihan. Dua pelaku utama lainnya, Jude Bellingham dan Harry Kane, juga masih menemui kegagalan. Sundulan Bellingham dan tendangan voli Kane mampu diredam kiper RD Kongo.
Memasuki babak kedua, Inggris meningkatkan intensitas serangan. Peluang bertubi-tubi hadir dari Rashford dan Bellingham, namun lagi-lagi belum membuahkan gol. Rashford gagal memanfaatkan peluang satu lawan satu dengan Mpasi pada menit ke-51, sundulannya pada menit ke-54 pun masih melambung.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-75. Umpan silang dari sisi kanan dikontrol Anthony Gordon, pemain Barcelona yang baru bergabung. Umpan silang mendatarnya disambar Kane dengan sundulan yang sempat ditepis Mpasi namun tetap masuk ke gawang.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga menit ke-86. Saat laga mulai memasuki fase kritis, Kane kembali muncul sebagai pahlawan. Sepakan Bellingham diblok Mpasi, bola jatuh ke kaki Gordon yang langsung mengoper kepada Kane. Di tepi kotak penalti, Kane melepaskan tendangan kaki kanan yang tak mampu dijangkau Mpasi.
Kemenangan ini membawa Inggris memuncaki klasemen sementara grup dengan enam poin dari dua pertandingan. RD Kongo harus puas di posisi kedua dengan tiga poin dan masih memiliki peluang untuk lolos sebagai runner-up grup.
Berikut susunan pemain kedua tim dalam laga tersebut: