TERNATE — Momentum HUT Bhayangkara ke-80 tahun ini menjadi ajang evaluasi bagi institusi Polri di Maluku Utara. Kapolda Malut Irjen Pol. Arif Budiman menegaskan komitmen untuk terus berbenah dan tidak mentoleransi segala bentuk penyimpangan.
“Hari ini menjadi ajang evaluasi kinerja Polri, khususnya Polda Maluku Utara, dalam memberikan pelayanan yang humanis serta memperkuat sinergitas untuk mewujudkan Maluku Utara yang aman dan sejahtera,” kata Arif dalam upacara yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.
Dalam rangkaian acara, Kapolda menyerahkan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 37/TK/Tahun 2026. Penghargaan diberikan kepada dua personel, yakni Rusli Tamoda dari Polda Maluku Utara dan Mursalin dari Polres Ternate.
“Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi, profesionalisme, dan keteladanan dalam pelaksanaan tugas,” jelas Arif.
Polda Maluku Utara juga meresmikan Green House berbasis hidroponik yang dipimpin langsung oleh Kapolda bersama Gubernur, Wakil Gubernur, dan unsur Forkopimda. Program ini menjadi langkah nyata dalam mengoptimalkan lahan terbatas dengan sistem pertanian modern.
“Sistem ini hemat air, ramah lingkungan, dan mampu menghasilkan panen lebih cepat,” ujar Arif.
Gubernur Sherly Tjoanda menyampaikan ucapan selamat kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia dan berharap sinergi yang sudah terbangun semakin kuat. “Semoga Polri terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan,” ujar Sherly.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sarbin Sehe menegaskan dukungan Pemprov Malut terhadap transformasi Polri agar semakin profesional, transparan, humanis, dan berkeadilan. “Polri adalah mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan dan mengawal pembangunan daerah,” pungkasnya.