TERNATE — Rapat koordinasi antara jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis dan perwakilan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) digelar di ruang kerja Sekretaris Daerah Kota Ternate. Pertemuan yang difasilitasi Sekda Rizal Marsaoly itu berlangsung baru-baru ini.
Pembahasan utama difokuskan pada penyelarasan program kerja mahasiswa KKN dengan agenda pemerintah daerah. Rizal menekankan pentingnya kolaborasi agar program berjalan efektif di lapangan.
“Substansi dari pertemuan ini adalah bagaimana OPD bisa membantu dan mensupport program KKN PPM UGM 2026 di empat kelurahan di Kecamatan Hiri,” ujar Rizal dalam keterangannya.
Sejumlah program KKN dinilai memiliki kesesuaian dengan program pemda, mulai dari sektor pariwisata, pendidikan, pertanian, lingkungan hidup, hingga kesehatan. Setelah pertemuan, mahasiswa langsung melakukan koordinasi teknis dengan masing-masing OPD untuk mematangkan pelaksanaan di lapangan.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pengembangan potensi wisata di Kelurahan Faudu. Rencana pengaktifan kembali dive center di wilayah itu disebut-sebut akan segera terealisasi.
“Tadi ada penguatan untuk di Faudu, untuk mengaktifkan dive center. Menurut Kadis Pariwisata, dalam beberapa minggu ke depan akan mulai dihidupkan dan akan dilakukan peresmian untuk operasionalnya,” jelas Rizal.
Di luar sektor wisata, Dinas Perhubungan akan menindaklanjuti perbaikan penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan di wilayah Hiri. Sektor kesehatan, pertanian, dan lingkungan hidup juga dilibatkan untuk mendukung program KKN PPM UGM.
Pemerintah Kota Ternate juga menaruh perhatian pada aspek infrastruktur kebencanaan. Pemetaan titik rawan longsor akan dikoordinasikan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate dan BPBD Provinsi Maluku Utara untuk penanganan lebih lanjut di lapangan.
Rizal menegaskan, seluruh program yang dijalankan bermuara pada peningkatan pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Hiri.