Wagub Malut Sarbin Sehe Ajak Keluarga di Maluku Utara Perkuat Tiga Pilar Sambut Bonus Demografi Indonesia Emas 2045

Penulis: Hendri Saputra  •  Senin, 29 Juni 2026 | 22:42:01 WIB
Wagub Malut Sarbin Sehe memimpin peringatan Harganas ke-33 di Sofifi.

SOFIFI — Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, menekankan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter generasi sekaligus penentu masa depan bangsa. Ia menyampaikan hal itu saat memimpin upacara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Halaman Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi, Senin (29/6/2026).

Sarbin mengingatkan bahwa Indonesia saat ini berada pada momentum bonus demografi. Namun di sisi lain, tantangan era VUCA—Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity—juga menghantam sendi-sendi kehidupan keluarga.

“Semua tantangan itu masuk tanpa permisi ke ruang-ruang domestik keluarga kita melalui gawai yang berada di tangan anak-anak kita,” ujar Sarbin dalam pidatonya.

Tema “Ayah Wajib Hadir” untuk Cegah Fenomena Fatherless

Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, peringatan Harganas tahun ini menyoroti pentingnya keterlibatan aktif seorang ayah dalam pengasuhan anak. Sarbin menilai kehadiran ayah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kesehatan mental, serta masa depan anak.

Menurutnya, pengasuhan anak bukan semata tanggung jawab ibu. Keterlibatan ayah secara aktif dan emosional sangat penting untuk mencegah fenomena fatherless, mendukung pemenuhan gizi anak, serta membentuk generasi yang tangguh, sehat, dan harmonis.

Lima Program Prioritas Pemprov: Dari Stunting hingga Makan Bergizi Gratis

Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN terus memperkuat sinergi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan melalui lima program prioritas.

  • Percepatan penurunan stunting
  • Penguatan pola pengasuhan anak
  • Peningkatan peran ayah dalam keluarga
  • Pemberdayaan lansia yang tetap produktif
  • Pendampingan Program Makan Bergizi Gratis bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD

Sarbin menegaskan bahwa Harganas bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Ia menyebut momentum ini sebagai ruang refleksi bagi seluruh masyarakat untuk menilai sejauh mana ketahanan keluarga mampu menjawab tantangan zaman.

“Keluarga bukan sekadar unit terkecil dalam masyarakat, tetapi menjadi hulu dari seluruh kebijakan publik dan penentu arah pembangunan bangsa,” tegasnya.

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: halmaheranesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top