SOFIFI — Kepolisian Daerah Maluku Utara akan dipimpin oleh kepala yang baru. Irjen Pol Waris Agono, yang telah menjabat sejak 2023, resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan, meninggalkan sejumlah warisan positif yang patut dicatat.
Salah satu ciri khas kepemimpinan Irjen Waris adalah pendekatan humanisnya. Ia kerap turun langsung ke kampung-kampung, berdialog dengan masyarakat, dan mendengarkan keluhan mereka secara langsung. Gaya kepemimpinan ini dinilai berhasil mendekatkan institusi Polri dengan warga di pelosok Maluku Utara.
Selain dekat dengan warga, jenderal bintang dua itu juga dikenal gencar membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Kolaborasi ini terlihat dalam berbagai program keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta penanganan bencana alam yang kerap melanda wilayah kepulauan tersebut.
Di masa kepemimpinannya, Maluku Utara beberapa kali dilanda bencana seperti banjir bandang dan gempa bumi. Irjen Waris memastikan jajarannya bergerak cepat dalam evakuasi dan penyaluran bantuan. Respons cepat ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk para tokoh masyarakat setempat.
Jejak yang ditinggalkan Irjen Waris Agono bukan hanya soal pengamanan wilayah, tetapi juga membangun kepercayaan publik. Pendekatan yang humanis dan inklusif diharapkan dapat terus dilanjutkan oleh pejabat baru nantinya, mengingat karakteristik Maluku Utara sebagai daerah kepulauan dengan keragaman budaya yang tinggi.
Masyarakat dan aparat kepolisian di Maluku Utara kini menantikan figur pemimpin baru yang dapat melanjutkan serta mengembangkan program-program yang telah dirintis. Warisan kepemimpinan Irjen Waris menjadi fondasi kuat bagi keamanan dan kedamaian di wilayah tersebut.