SOFIFI — Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menekankan pentingnya akurasi data yang disampaikan oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam setiap proses pengawasan dan evaluasi pemerintahan. Hal ini disampaikan saat ia memimpin rapat koordinasi bersama Tim Pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Irjen Kemendagri) RI di Ruang Rapat Eks-Crisan, Selasa (19/5/2026).
Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Agenda utama pertemuan mencakup evaluasi tata kelola pemerintahan, kepatuhan terhadap regulasi, serta strategi untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam arahannya, Sarbin Sehe menegaskan bahwa data yang tidak akurat dapat menyebabkan kesalahan dalam pengambilan keputusan. Ia meminta agar setiap informasi yang diminta oleh tim inspektorat disampaikan dengan cepat dan tepat.
"Saya minta seluruh OPD memberikan informasi yang diminta dengan cepat. Perhatikan akurasi data agar tidak multi-tafsir. Data adalah sumber informasi sekaligus rujukan utama dalam pengambilan kebijakan," ujar Sarbin dalam rapat tersebut.
Wagub Sarbin juga meminta agar seluruh temuan dan rekomendasi yang disampaikan oleh Tim Irjen Kemendagri dijadikan sebagai bahan perbaikan. Menurutnya, hasil evaluasi ini harus menjadi perhatian serius bagi setiap OPD untuk membenahi sistem tata kelola di instansi masing-masing.
"Mudah-mudahan hasil rekomendasi dan temuan inspektorat ini menjadi perhatian penting bagi kita semua untuk segera melakukan perbaikan pada lingkungan tata kelola di masing-masing OPD," katanya.
Sarbin menjelaskan bahwa kehadiran Tim Irjen Kemendagri merupakan bagian dari agenda rutin pengawasan dan evaluasi terhadap jalannya pemerintahan daerah. Ia menyebut tim tersebut melakukan evaluasi mendalam terkait tata kelola, tingkat ketaatan terhadap regulasi, dan strategi peningkatan PAD.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal bagi Pemprov Maluku Utara untuk menyelaraskan data dan kebijakan sebelum hasil evaluasi resmi ditindaklanjuti oleh masing-masing OPD.