TERNATE — Ratusan unit gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di sepuluh kabupaten dan kota di Maluku Utara belum seluruhnya selesai dibangun. Komando Resor Militer (Korem) 152/Baabullah mencatat, dari 136 titik yang tengah dikerjakan, baru lima gedung yang rampung seratus persen.
Komandan Korem 152/Baabullah Brigadir Jenderal TNI Enoh Selohudin mengatakan, enam titik lainnya nyaris selesai dengan progres pembangunan mencapai 99,9 persen. Kendala yang tersisa pada enam titik tersebut adalah sambungan listrik.
“Kendala yang tersisa hanya sambungan listrik,” kata Enoh saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5/2026).
Enoh menjelaskan, Maluku Utara belum masuk dalam tahap peluncuran operasional nasional KDKMP yang baru saja diresmikan Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada hari yang sama. Peluncuran nasional itu baru mencakup 1.061 titik yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Untuk Maluku Utara masih tahap pembangunan, jadi launching operasionalnya menyusul pada tahap berikutnya,” ujar Enoh.
Ia menyebutkan, jumlah titik KDKMP di Maluku Utara yang telah masuk dalam portal pembangunan mencapai 154 lokasi. Namun, yang saat ini sedang dikerjakan sebanyak 136 titik. Pembangunan tersebar di sepuluh kabupaten dan kota di provinsi tersebut.
Korem 152/Baabullah berharap pembangunan KDKMP di Maluku Utara dapat selesai sesuai target. Dengan begitu, daerah ini bisa segera mengikuti tahap operasional berikutnya setelah Jawa Timur dan Jawa Tengah.
“Diharapkan tahap berikutnya kita juga bisa ikut launching operasional,” kata Enoh.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Keberadaan koperasi ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian desa dan menjadi motor penggerak usaha kecil masyarakat di daerah.