Pemkot Ternate Raih Predikat Terbaik Penanganan Stunting Tiga Tahun Beruntun

Penulis: Jamal Nasution  •  Kamis, 07 Mei 2026 | 22:24:01 WIB
Pemkot Ternate raih predikat terbaik penanganan stunting tiga tahun berturut-turut.

TERNATE — Pemerintah Kota Ternate kembali mengukir prestasi dengan menduduki peringkat pertama dalam Penilaian Kinerja Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting. Penyerahan penghargaan ini dilakukan di tengah agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Provinsi Maluku Utara yang dipusatkan di Bela Hotel Ternate.

Apresiasi tersebut diberikan setelah Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Bappeda melakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja seluruh kabupaten dan kota sepanjang periode penilaian. Ternate dinilai paling konsisten dalam menjalankan tata kelola program penurunan stunting yang terintegrasi sejak tingkat kelurahan.

Strategi Integrasi Melalui Delapan Aksi Konvergensi

Kemenangan Ternate didasarkan pada efektivitas pelaksanaan delapan aksi konvergensi yang menjadi standar nasional. Langkah tersebut dimulai dari analisis situasi, rembuk stunting, hingga penguatan regulasi yang melibatkan peran aktif perangkat kelurahan dan desa di seluruh wilayah kota.

Selain aspek administratif, tim penilai menyoroti keunggulan Ternate dalam pengelolaan sistem manajemen data dan publikasi hasil pengukuran gizi. Transparansi data ini dianggap krusial untuk memastikan intervensi yang dilakukan tepat sasaran bagi keluarga berisiko tinggi.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara mencatat bahwa Ternate unggul dalam sinkronisasi perencanaan dan penganggaran. Kolaborasi lintas sektor di bawah komando Wali Kota berhasil menyatukan intervensi spesifik kesehatan dengan intervensi sensitif seperti penyediaan air bersih dan sanitasi.

Fokus pada Layanan Posyandu dan Edukasi Gizi

Keberhasilan mempertahankan predikat terbaik selama tiga tahun ini tidak lepas dari optimalisasi layanan di tingkat tapak. Pemkot Ternate memperkuat fungsi Posyandu dan pendampingan kader pembangunan manusia untuk mengedukasi warga mengenai pola asuh dan asupan gizi keluarga.

Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari sinergi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan. Ia berkomitmen untuk menjadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus menekan angka stunting serendah mungkin.

“Alhamdulillah, Kota Ternate kembali meraih penilaian terbaik dalam pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh OPD dan stakeholder terkait. Pemerintah Kota Ternate akan terus berupaya mempertahankan capaian ini agar angka stunting dapat terus ditekan,” ujar Tauhid Soleman.

Evaluasi provinsi menunjukkan bahwa stabilitas performa Ternate terletak pada penguatan regulasi daerah yang mendukung keberlanjutan program. Dengan hasil ini, Ternate diharapkan menjadi rujukan bagi daerah lain di Maluku Utara dalam hal manajemen data dan efektivitas koordinasi lintas sektor penanganan stunting.

Reporter: Jamal Nasution
Sumber: halmaherapost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top