TERNATE — Dukungan PP-HPMS disampaikan melalui Bidang External dan Jaringan Strategis yang menilai pelatihan kepenulisan ilmiah sebagai kebutuhan mendesak bagi ASN dan generasi muda di Maluku Utara. Ketua Bidang External dan Jaringan Strategis PP-HPMS, Sudarmono Fokatea, menyebut kegiatan tersebut sebagai terobosan cerdas di tengah rendahnya budaya literasi dan publikasi ilmiah di daerah itu.
Menurut Sudarmono, kemampuan menulis artikel ilmiah hingga tahap publish bukan lagi sekadar keterampilan akademis. Ia menilai gagasan, data, dan kebijakan daerah perlu terdokumentasi secara ilmiah agar diakui hingga tingkat nasional dan internasional.
"Kami dari PP-HPMS memandang bahwa kemampuan menulis artikel ilmiah hingga publish adalah skill wajib di era saat ini. Ini bukan lagi sekadar soal akademis, tapi soal bagaimana gagasan, data, dan kebijakan daerah bisa terdokumentasi secara ilmiah dan diakui secara nasional bahkan internasional," kata Sudarmono.
Ia juga menilai langkah Kepala BPSDM Malut Dr. Ir. Fachruddin Tukaboya yang juga menjabat Wakil Ketua Pengurus Pusat PP-HPMS sebagai kebijakan visioner. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pemerintah dan organisasi pelajar menjadi kunci penguatan kapasitas sumber daya manusia di Maluku Utara.
PP-HPMS merinci tiga alasan utama di balik dukungan terhadap workshop tersebut:
Sudarmono menuturkan, PP-HPMS melalui Bidang External dan Jaringan Strategis siap berkolaborasi dalam kegiatan itu. Bentuknya berupa pengiriman delegasi kader terbaik sebagai peserta aktif, publikasi hasil karya peserta melalui jaringan media PP-HPMS, serta kemitraan strategis dengan BPSDM untuk program lanjutan.
"Mengirimkan delegasi kader terbaik untuk menjadi peserta aktif dalam workshop dan mempublikasikan hasil-hasil karya terbaik peserta workshop melalui jaringan media PP-HPMS, serta menjadi mitra strategis BPSDM dalam program lanjutan seperti Klinik Penulisan Artikel dan Pendampingan Publish Jurnal Sinta," jelasnya.
Program lanjutan yang disebut Sudarmono mencakup Klinik Penulisan Artikel dan pendampingan publish jurnal Sinta. Ia berharap pelatihan tidak berhenti pada teori menulis cepat, tetapi benar-benar dikawal sampai tahap terbit.
"Kami berharap workshop ini tidak berhenti di teori cara cepat menulis, tapi benar-benar dikawal sampai publish. PP-HPMS siap menjadi jembatan antara BPSDM dengan mahasiswa dan pelajar Sula yang haus akan ilmu kepenulisan. Ini sejalan dengan visi kami membangun Sula yang berbasis pengetahuan," imbuhnya.
Workshop dijadwalkan berlangsung Selasa (21/10/2026) dengan melibatkan JESSD Universitas Indonesia dan IASSSF sebagai mitra penyelenggara. PP-HPMS menargetkan hasil pelatihan dapat langsung dipraktikkan peserta, baik di lingkungan pemerintahan maupun di kampus.