HALSEL — Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman urung meninjau Kabupaten Halmahera Selatan. Panggilan Presiden Prabowo Subianto ke Istana Negara memaksa agenda kunjungan kerja yang sudah direncanakan itu ditunda.
Kasi Humas Polres Halmahera Selatan IPDA Hermansyah memastikan pemanggilan tersebut bersifat nasional. Seluruh kepala kepolisian daerah di Indonesia menerima instruksi serupa.
"Kapolda Maluku Utara batal berkunjung karena ada panggilan langsung dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Panggilan tersebut bukan hanya untuk Kapolda Malut, tetapi seluruh Kapolda Indonesia," kata Hermansyah.
Jajaran Polres Halmahera Selatan telah menyelesaikan seluruh rangkaian persiapan untuk menyambut kedatangan Kapolda beserta rombongan. Mulai dari penataan lokasi hingga pengaturan agenda peninjauan, semuanya dinyatakan siap sebelum kabar pembatalan diterima.
"Untuk seluruh persiapan sudah kami siapkan," ujar Hermansyah.
Pembatalan ini membuat sejumlah agenda yang sedianya diikuti jajaran kepolisian daerah batal digelar. Belum ada keterangan resmi mengenai materi yang dibahas dalam pemanggilan Presiden terhadap para Kapolda di Istana Negara.
Hingga kini, Polres Halmahera Selatan belum menerima kepastian kapan Irjen Pol Arif Budiman akan kembali menjadwalkan kunjungan ke wilayah tersebut. Koordinasi dengan Polda Maluku Utara masih berlangsung untuk menentukan waktu pengganti.
"Kami juga belum mengetahui kapan Kapolda bisa berkunjung kembali ke Halmahera Selatan," pungkas Hermansyah.
Kunjungan Kapolda ke kabupaten/kota di wilayah hukumnya biasanya dipakai untuk mengevaluasi kinerja satuan wilayah, meninjau kesiapan personel, dan menyerap aspirasi aparat di lapangan. Penundaan ini otomatis menggeser sejumlah agenda pembinaan yang sudah disusun Polres Halsel.
Polres Halmahera Selatan menyatakan akan mengumumkan jadwal susulan begitu menerima arahan resmi dari Polda Maluku Utara.