MALUKU UTARA — Kapten Timnas Thailand Chanathip Songkrasin mengaku sudah membayangkan partai final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Timnas Indonesia sejak turnamen belum bergulir. Firasatnya jadi kenyataan setelah Thailand memuncaki Grup B dan memastikan tiket ke laga puncak, sementara Indonesia menunggu sebagai juara Grup A.
Thailand mengunci posisi teratas Grup B dengan enam poin dari tiga pertandingan, hasil dua kemenangan dan satu kekalahan. Skuad Gajah Putih menutup fase grup dengan kekalahan 1-2 dari Filipina di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (2/10/2026).
Sebelum tumbang dari Filipina, Thailand lebih dulu menghajar Pakistan 4-0 dan menundukkan Vietnam 2-0. Catatan itu cukup membawa mereka ke laga perebutan gelar meski tak sempurna di partai terakhir.
Gelandang berusia 32 tahun itu mengungkapkan keyakinannya soal calon lawan di final sudah muncul jauh sebelum fase gugur bergulir. Baginya, pertemuan dengan Indonesia bukan kejutan, melainkan sesuatu yang sudah ia bayangkan di kepala.
"Sejak awal turnamen FIFA ASEAN Cup ini dimulai, saya sudah membayangkan di dalam kepala bahwa kami kemungkinan akan bertanding di final melawan Indonesia," ungkap Chanathip.
Pernyataan itu sekaligus menegaskan Thailand datang ke turnamen dengan target tinggi, bukan sekadar melengkapi daftar peserta. Mereka kini tinggal satu langkah dari trofi.
Chanathip menyambut antusias kemungkinan bermain di hadapan puluhan ribu penonton di Jakarta. Ia mengaku punya kenangan tersendiri soal atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno dan pendukung Indonesia yang dikenal fanatik.
"Tentu saja saya sangat ingin bermain di kandang Indonesia yang dipenuhi banyak pendukung. Pendukung Indonesia sangat luar biasa, dan saya pikir mungkin ada banyak yang juga mendukung kami," katanya.
Bagi pemain yang lama berkarier di Jepang dan Thailand itu, tekanan bermain di kandang lawan bukan hal yang perlu ditakuti. Ia justru menilai suasana penuh pendukung bisa menambah energi pertandingan.
Meski membawa ambisi juara, Chanathip tak menutup mata pada kualitas Timnas Indonesia. Ia menyebut skuad asuhan pelatih Indonesia saat ini sebagai tim yang kuat, terlebih mereka tampil di hadapan publik sendiri.
"Kami tentu ingin menang, tetapi Timnas Indonesia adalah tim yang sangat kuat saat ini. Kami sangat menantikan pertemuan tersebut," ujarnya.
Indonesia sendiri melaju ke final sebagai pemuncak Grup A, memanfaatkan status tuan rumah untuk mendulang poin penuh di fase grup. Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Rekor itu menunjukkan Thailand produktif di dua laga awal sebelum tersandung di partai pamungkas grup. Kekalahan dari Filipina menjadi catatan evaluasi tersendiri bagi pelatih jelang final.
Bagi Chanathip, laga puncak melawan Indonesia akan jadi ujian mental sekaligus kesempatan membalas tekanan publik tuan rumah. Thailand datang dengan misi mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026, sementara Indonesia berambisi memanfaatkan dukungan penuh suporter sendiri.