Harita Nickel Perluas Breakwater di Pulau Obi, Lindungi Pesisir Desa Kawasi dari Abrasi dan Jaga Akses Nelayan

Penulis: Jamal Nasution  •  Selasa, 21 Juli 2026 | 08:53:31 WIB
Harita Nickel melanjutkan perluasan breakwater di Pulau Obi untuk melindungi pesisir Desa Kawasi dari abrasi dan menjaga akses nelayan.

HALMAHERA SELATAN — Infrastruktur baru ini merupakan pengembangan dari struktur serupa yang sudah ada sebelumnya. Environmental Monitoring Supervisor Harita Nickel, Rifki Surya Nugraha, menjelaskan bahwa pemecah gelombang memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

“Salah satu tujuan utamanya adalah menekan abrasi di muara. Ketika gelombang sampai ke muara, dampak abrasi di pesisir bisa dikurangi,” ujar Rifki, Senin (20/7/2026).

Mengendalikan Sedimentasi yang Tak Terhindarkan

Menurut Rifki, penumpukan sedimen di kawasan muara merupakan fenomena alamiah yang tidak bisa dicegah sepenuhnya. Namun, dengan adanya breakwater, perusahaan dapat melakukan perawatan alur perairan secara berkala dan lebih terukur.

Tanpa struktur pelindung ini, abrasi dan sedimentasi yang tidak terkendali berpotensi menyebabkan pendangkalan ekstrem. Kondisi itu diperkirakan bakal melumpuhkan mobilitas warga, terutama saat air laut surut. “Kalau tidak ada breakwater, abrasi dan sedimentasi bisa membuat jalur menuju perairan dalam menjadi dangkal sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat yang menggunakan perahu,” tambahnya.

Penyempurnaan Infrastruktur Sejak 2022

Proyek yang sedang berlangsung saat ini merupakan penyempurnaan dari struktur pemecah gelombang yang pertama kali dibangun pada periode 2022–2023. Rifki menjelaskan bahwa breakwater lama yang berada di sisi lain sebagian telah dibongkar untuk digantikan dengan desain yang lebih optimal. “Yang sekarang ini merupakan peningkatan agar perlindungan kawasan pesisir menjadi lebih baik,” jelasnya.

Meski breakwater lama kerap digunakan warga sebagai tempat memancing, area konstruksi yang baru saat ini ditutup total demi keselamatan. Rifki mengimbau masyarakat untuk bersabar hingga seluruh proses pembangunan rampung. Akses warga baru akan dibuka dan disesuaikan dengan regulasi yang berlaku setelah proyek selesai.

Ia menambahkan, keberadaan breakwater justru tidak menghambat aktivitas memancing. Sebaliknya, nelayan setempat kerap memanfaatkan lokasi di sekitar struktur tersebut untuk mencari ikan setelah konstruksi selesai.

Reporter: Jamal Nasution
Sumber: tandaseru.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top