Wagub Malut Buka POPDA XII di Morotai, Ingatkan Wasit dan Juri Jaga Sportivitas Selama 7 Hari ke Depan

Penulis: Hendri Saputra  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 17:49:31 WIB
Wagub Malut Sarbin Sehe membuka resmi POPDA XII di Stadion Bangsaha, Morotai.

MOROTAI — Stadion Bangsaha di Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, menjadi pusat perhatian selama sepekan ke depan. Sebanyak kontingen dari seluruh kabupaten dan kota se-Maluku Utara telah tiba untuk mengikuti POPDA XII yang resmi dimulai Selasa (7/7/2026).

Integritas Wasit Jadi Sorotan Utama

Wagub Sarbin Sehe tidak main-main dalam soal kualitas kompetisi. Ia menekankan bahwa kualitas pertandingan sangat bergantung pada integritas seluruh perangkat pertandingan, mulai dari wasit hingga panitia.

"Kita harus menghargai setiap keputusan dewan hakim dan dewan juri. Perbedaan pendapat boleh saja, tetapi keputusan yang telah ditetapkan harus dihormati demi menjaga marwah olahraga," tegas Sarbin dalam sambutannya.

Ia meminta agar seluruh keputusan di lapangan dihormati oleh peserta dan ofisial. Menurutnya, sikap sportif adalah fondasi utama dari setiap kompetisi pelajar.

Morotai: Tuan Rumah Berpengalaman untuk Event Besar

Sarbin mengapresiasi kesiapan Kabupaten Pulau Morotai sebagai tuan rumah. Ia mencatat bahwa daerah ini bukan pertama kali menghelat agenda berskala besar.

"Event seperti ini bukan yang pertama bagi Morotai. Daerah ini telah mencatat sejarah sebagai tuan rumah berbagai kegiatan besar, termasuk Sail Morotai, MTQ, STQ tingkat provinsi, dan hari ini kembali menjadi tuan rumah POPDA XII," ujarnya.

Rekam jejak tersebut, kata Sarbin, membuktikan kapasitas Morotai dalam menyelenggarakan even olahraga dan keagamaan secara profesional.

Target Lahirkan Atlet Dunia dari Lapangan Hijau

POPDA XII bukan sekadar ajang kompetisi antar-pelajar. Sarbin berharap dari stadion ini akan lahir atlet-atlet hebat yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.

"Mudah-mudahan dari lapangan hijau ini akan lahir atlet-atlet hebat, generasi baru yang mampu bersaing di tingkat dunia," katanya.

Ia menilai olahraga kini bukan lagi sekadar hobi, melainkan profesi yang menjanjikan jika dibina secara serius melalui latihan dan kompetisi berkelanjutan. POPDA menjadi pintu awal bagi atlet pelajar untuk menembus level yang lebih tinggi.

Apresiasi untuk Pemda dan Kontingen di Tengah Tantangan Fiskal

Di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi masing-masing daerah, Sarbin menyampaikan terima kasih kepada seluruh bupati dan wali kota se-Maluku Utara yang tetap mengirimkan kontingen.

"Partisipasi seluruh kabupaten dan kota menunjukkan komitmen bersama dalam membina atlet-atlet muda Maluku Utara. Semoga dari POPDA ini lahir bibit-bibit unggul yang mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi DPRD provinsi dan kabupaten/kota, aparat keamanan, serta masyarakat Pulau Morotai yang telah mendukung terselenggaranya POPDA XII.

Persaudaraan di Atas Segalanya

Menutup sambutannya, Sarbin mengingatkan para atlet untuk tidak melupakan nilai persaudaraan meski sedang bertanding.

"Di lapangan kita boleh bersaing, tetapi di balik pertandingan ada persaudaraan, sportivitas, dan nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga. Kita hanya bertanding sesaat, selebihnya kita adalah anak bangsa yang harus menjaga persatuan dan kesatuan," pungkasnya.

POPDA XII akan berlangsung selama tujuh hari ke depan. Wagub mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban demi kelancaran ajang olahraga pelajar tertinggi di Maluku Utara ini.

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: halmaherapost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top