Rusia Hantam Kyiv 3 Hari Beruntun dengan Drone dan Rudal, 16 Tewas Termasuk Bocah 12 Tahun

Penulis: Indra Firmansyah  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:20:07 WIB
Serangan drone dan rudal Rusia selama tiga hari mengakibatkan 16 korban tewas di Kyiv.

MALUKU UTARA — Ibu kota Ukraina, Kyiv, membara setelah tiga malam berturut-turut dihujani drone dan rudal Rusia. Serangan yang dimulai Rabu hingga Jumat pekan ini mencatat rekor sebagai operasi udara paling berkepanjangan sejak invasi skala penuh dimulai.

Tim penyelamat masih terus merobek puing-puing gedung apartemen sembilan lantai di distrik Darnytskyi. Hingga Jumat sore, 16 jenazah berhasil dievakuasi. Walikota Kyiv Vitali Klitschko mengonfirmasi korban tewas termasuk seorang gadis berusia 12 tahun dan seorang remaja perempuan berusia 15 tahun. Satu pria lainnya meninggal di rumah sakit akibat luka yang diderita saat serangan di sebuah stasiun pengisian bahan bakar.

Korban Berjatuhan di Kharkiv dan Odesa

Serangan Jumat pagi tidak hanya menghantam Kyiv. Kota Kharkiv di timur laut ikut menjadi sasaran, melukai sedikitnya 28 orang. Sementara itu, di wilayah Odesa, dua warga dilaporkan terluka akibat pecahan rudal.

Kerusakan infrastruktur menjadi perhatian serius. Gardu induk listrik milik perusahaan energi swasta DTEK hancur terkena rudal. Jalur kereta api nasional Ukrzaliznytsia juga dilaporkan rusak, mengganggu jalur logistik dan evakuasi warga.

Penyelamat Masih Bertarung Melawan Waktu

Para penyelamat dari State Emergency Service of Ukraine masih bekerja di bawah reruntuhan apartemen Darnytskyi. Belum ada angka pasti jumlah warga yang masih tertimbun. Suara deru generator dan alat berat bercampur isak tangis keluarga korban mewarnai lokasi kejadian.

Gelombang serangan ini menjadi ujian berat bagi sistem pertahanan udara Ukraina. Selama tiga hari, sirene serangan udara hampir tidak pernah berhenti di Kyiv. Warga yang selamat menceritakan bagaimana mereka menghabiskan malam di stasiun metro dan tempat perlindungan bawah tanah.

Belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Pertahanan Rusia mengenai target spesifik serangan ini. Namun, Moskow selama ini konsisten menyebut infrastruktur energi dan militer Ukraina sebagai sasaran sah operasi militernya.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: cnbcindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top